Perjanjian Jual Beli
November 7, 2011 by admin
Filed under Tips Jual Beli dan Transaksi Properti
Surat perjanjian jual beli properti sangat ditekankan baik Anda sebagai penjual maupun pembeli. Walaupun begitu, perjanjian jual beli hanya merupakan tahap awal dari negosiasi Anda.
Selanjutnya, kemungkinan akan muncul masalah ketika memasuki proses pemeriksaan properti, penaksiran harga, pembiayaan, tanggal serah terima rumah, pelunasan, legalitas dan perijinan atau hal-hal lainnya. Tanpa kemauan, kepercayaan dan kerjasama, proses penutupan transaksi akan sulit bahkan mengarah menuju kegagalan kesepakatan.
Anda tetap menegosiasikan harga, tetapi harga bukanlah satu-satunya poin dalam transaksi. Anda perlu mencari poin-poin yang akan menguntungkan Anda dan pihak penjual. Apa yang dapat Anda tawarkan supaya harga lebih rendah? Apa yang penjual tawarkan sehingga Anda setuju dengan harga yang lebih tinggi dari yang Anda perkirakan?
Beriktu ini poin-poin yang saya sadur dari bukunya Donald Trump beserta konsultannya dalam menyusun surat perjanjian jual beli properti.
- Persyaratan
Apakah penjual akan menawarkan bantuan pembiayaan? Apa jenis bantuan pembiayaannya (opsi kontrak sewa, pembelian kontrak sewa dan sebagainya)? Berapa besar jumlahnya?
- Biaya Penutupan
Biaya penutupan terkait dengan biaya notaris, biaya balik nama dan pajak jual beli. Anda perlu mengetahui besarannya sehingga bisa Anda gunakan sebagai kebijakan dalam proses negosiasi ini.
- Uang Muka
Untuk menunjukkan komitmen Anda terhadap suatu transaksi, terkadang Anda perlu mengikat penawaran Anda dengan memberikan uang muka. Berapa besarnya uang muka tergantung negosiasi Anda.
- Pengganti Ongkos Perbaikan
Anda dapat menegosiasikan pengganti biaya perbaikan sebagai pengganti dari pengurangan harga atau bisa juga ditambahkan dalam pengurangan harga penawaran dari penjual. Seandainya memang diperlukan renovasi rumah.
- Properti Pribadi
Seandainya Anda ingin memasukkan properti di dalam rumah tersebut seperti AC, pemanas air, furniture dan perabot rumah lainnya, Anda bisa ajukan dalam poin penawaran Anda.
- Kontingensi Pembiayaan
Jika penjual telah menawarkan bantuan pembiayaan, Anda bisa memasukkan kontingensi pembiayaan dalam penawaran Anda. Klausa ini akan memberi Anda waktu yang ditentukan untuk mendapatkan uang yang Anda butuhkan untuk pelunasan transaksi tersebut.
Jika tidak, Anda akan dibebaskan dari perjanjian jual beli tersebut dan berhak mendapatkan uang muka Anda kembali (misalnya).
- Kontingensi Pemeriksaan
Anda perlu mengupayakan agar properti tersebut diperiksa oleh tenaga ahli terkait dengan kondisi fisik bangunan, legalitas dan perijinan. Mengenai berapa lama waktu yang dibutuhkan, berapa besar biaya serta siapa yang akan membiayainya, Anda bisa ajukan sebagai poin penawaran.
Termasuk skenario pembatalan perjanjian jika terjadi masalah-masalah yang tidak diantisipasi atau tidak diketahui sebelumnya.
- Tanggal Penutupan
Banyak pembeli menawarkan penutupan transaksi yang cepat untuk mendapatkan harga miring. Apakah penjual Anda mengharapkan hal yang sama?
- Tanggal Penyerahan
Serah terima properti atau serah kunci (rumah) waktunya bisa pada saat, sebelum atau sesudah penutupan transaksi. Penjual bisa saja menunda penyerahan rumah sampai dapat rumah penggantinya atau setelah renovasi rumah atau alasan lainnya. Anda bisa ajukan penyerahan rumah di awal sebelum penutupan transaksi karena ingin segera menempatinya, segera merenovasinya atau alasan lainnya.
- Garansi
Tidak ada salahnya Anda ajukan garansi sebagai poin penawaran Anda. Baik terkait dengan komponen rumah seperti atap, AC, atau lainnya. Apa saja yang ditanggung garansi, berapa jumlahnya dan berapa lama masa garansi, bisa Anda negosiasikan.
Setiap perjanjian jual beli membeberkan poin-poin transaksi yang signifikan. Jangan pernah memotong salah satu poin tersebut sebagai bagian yang terpisah dari poin-poin yang lain. Temukan kombinasi dan poin tambahan lainnya yang akan Anda sepakati bersama penjual dalam perjanjian jual beli tersebut.
Selamat mencoba
No related posts.















Surat Perjanjian Jual Beli Dan 8 Taktik Negosiasi on Thu, 23rd Feb 2012 1:14 am
[...] beli yang bisa Anda jadikan rujukan. Tetapi, ada beberapa poin yang perlu kita perhatikan supaya perjanjian jual beli tersebut menguntungkan [...]
Surat Perjanjian Jual Beli Serta 8 Taktik Negosiasi Donald Trump | on Thu, 23rd Feb 2012 1:32 am
[...] surat perjanjian jual beli sebagai referensi. Ada beberapa poin yang perlu diperhatikan supaya perjanjian jual beli tersebut menguntungkan [...]